Destinasi Populer di Palembang

Destinasi Populer di Palembang

Kota Palembang adalah ibu kota Provinsi Sumatera Selatan. Kota ini menjadi yang terbesar kedua di Sumatera, setelah Medan. Dari sisi sejarah, Palembang adalah pusat Kerajaan Sriwijaya yang tersohor sebagai kerajaan maritim Buddha terbesar di Asia Tenggara sepanjang abad ke-7 hingga abad ke-11. Banyak hal menarik yang muncul di pikiran orang saat mendengar nama Palembang. Pempek Palembang, Jembatan Ampera, Kerajaan Sriwijaya hampir pasti menjadi hal yang pertama diingat orang. Dan memang, ketiga hal tersebut adalah kekhasan wisata kota ini.

1. Jembatan Ampera

Menjadi ikon kota, Jembatan Ampera memang adalah pintu gerbang Bumi Sriwijaya. Jembatan klasik berwarna merah ini bertugas menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang terpisahkan Sungai Musi. Jembatan Ampera membentang sepanjang 1.177 meter di tengah-tengah Kota Palembang. Dulunya, jembatan ini bisa terangkat bagian tengahnya untuk membuka jalan bagi kapal besar yang melintasi Sungai Musi. Wisatawan senang menikmati jembatan ini, baik dari dekat maupun dari kejauhan. Pemandangan tercantiknya muncul di malam hari. Karena popularitasnya, jasa rental mobil di Palembang biasanya merekomendasikan wisatawan untuk melihat jembatan ini dari dekat. Wisatawan tentunya akan mendapatkan pengalaman seru dengan menyaksikan jembatan bersejarah ini secara langsung.

2. Benteng Kuto Besak

Menapaki kawasan bekas pusat kesultanan Palembang ini mengajak wisatawan merasakan kegagahan masa lampau. Penampilan benteng bercat putih ini begitu megah dan menjadi sempurna dengan latar belakang Sungai Musi. Saat ini, Benteng Kuto Besak digunakan sebagai Markas Komando Daerah Militer Sriwijaya. Benteng tersebut tidak dibuka untuk umum. Namun, lapangan terbuka di depannya merupakan tempat nongkrong warga setempat. Lapangan tersebut kerap dipanggil Plaza Benteng Kuto Besak. Wisatawan senang ke sini untuk berfoto dengan latar belakang situs sejarah tersebut. Waktu terbaik mengunjungi benteng pertahanan Kota Palembang ini tentunya di sore hari. Beberapa event besar di Palembang kerap mengambil lokasi di Plaza Benteng Kuto Besak karena luasnya bisa menampung ratusan orang.

3. Sungai Musi

Sungai sepanjang 750 kilometer ini membelah Kota Pempek menjadi dua kawasan, yakni Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Ukuran tersebut membawa sungai ini menjadi yang terpanjang di Pulau Sumatera. Sejak era Kerajaan Sriwijaya, Sungai Musi memiliki peran vital sebagai sarana transportasi utama masyarakat. Sampai saat ini, Sungai Musi pun masih menjadi penyokong kehidupan masyarakat di sekitarnya. Sebagai destinasi wisata, Sungai Musi memiliki banyak tempat menarik di sekitarnya, seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Kampung Arab, dan Pulau Kemaro. Beragam restoran terapung di tepiannya juga menawarkan romantisme yang siap memanjakan pasangan maupun keluarga. Karenanya, wisatawan biasa memakai rental mobil untuk menikmati destinasi ini sepuasnya bersama kerabat. Rental mobil di Palembang sudah pasti menyediakan paket wisata ke destinasi terpopuler Bumi Sriwijaya ini.

4. Fort Vredeburg Museum

Bernama lokal “Museum Benteng Vredeburg”, cagar budaya ini merupakan benteng tua yang beralih menjadi museum penyimpanan diorama sejarah Indonesia. Dulunya, Benteng Vredeburg berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan residen Belanda. Belanda secara diam-diam juga menggunakannya sebagai menara pengawas kegiatan Keraton Yogyakarta. Museum ini memiliki berbagai koleksi digital yang memudahkan pengunjung memahami sejarah. Kafetaria bergaya Hindia Belanda juga tersedia sebagai fasilitas pendukung. Keindahan arsitekturnya sangat memanjakan para pencinta fotografi. Museum Benteng Vredeburg buka setiap hari Senin – Minggu (kecuali Selasa), pukul 08.00-16.00 WIB. Harga tiket masuknya Rp2.000/anak, Rp3.000/dewasa, dan Rp10.000/turis asing. Lokasinya sangat dekat dengan Malioboro, tepatnya di Jalan Margo Mulyo nomor 6.

5. Jakabaring Sport City

Kompleks stadion ini menjadi ikon wisata baru Palembang yang mencanangkan diri sebagai Kota Olahraga. Di dalam kompleks seluas 325 hektar ini, tersedia 15 lapangan untuk beragam jenis olahraga. Saat tidak ada event besar, Jakabaring Sport City kerap dikunjungi wisatawan yang penasaran dengan kelengkapan dan kecanggihan fasilitas olahraganya. Selain melihat-lihat stadion, wisatawan yang gemar berolahraga bisa mencicipi beberapa fasilitas yang ada. Wisatawan juga bisa berjalan santai dan jogging keliling kompleks. Yang paling ramai di sini justru danau buatan yang menjadi tempat tamasya pengunjung sembari menonton matahari terbenam. Jakabaring Sport City terdapat di Jalan Gubernur H.A Bastari, sekitar 5 kilometer dari pusat kota. Wisatawan bisa mengunjungi tempat ini menggunakan Bus Transmusi atau rental mobil jika ingin lebih bebas.

6. Rumah Baba Ong Boen Tjit

Zaman dulu, Baba Ong Boen Tjit adalah seorang saudagar cina yang tersohor di Palembang. Saudagar tersebut membangun sebuah rumah di Lorong Saudagar Yucing No. 55, pada tepian Sungai Musi. Rumah bergaya Limas khas Palembang itulah yang sekarang menjadi salah satu objek wisata budaya dan sejarah andalan Sungai Musi. Bermain di Rumah Baba Ong Boen Tjit, wisatawan akan diajak mengenali kekhasan Rumah Limas tempo dulu yang berakulturasi dengan budaya Tionghoa. Di dalamnya, terdapat pajangan guci tua dan altar leluhur. Saat ini, rumah tersebut masih dihuni keturunan ke delapan almarhum Baba Ong Boen Tjit. Popularitas rumah berusia 300 tahun ini kembali naik, terutama sejak penyelenggaraan acara Pasar Baba Boen Tjit. Pasar ini menawarkan pusat kuliner dan kerajinan khas Palembang dalam suasana merakyat. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan disarankan naik perahu getek melewati Sungai Musi.

7. Monpera Palembang

Monpera merujuk pada Monumen Perjuangan Rakyat Kota Palembang. Monumen ini merupakan ikon kepahlawanan yang dibangun sebagai peringatan terhadap pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang, pada bulan Januari 1947. Monpera Palembang dibangun sejak proklamasi dan baru selesai pada tahun 1988. Monumen ini memiliki bentuk serupa bunga melati bermahkota lima sebagai simbol kesucian hati para pejuang. Di dalam sini, terdapat fasilitas pendukung seperti ruang koleksi, ruang pameran tepat, auditorium, perpustakaan, ruang administrasi, ruang konservasi, dan bengkel. Wisatawan bisa menggunakan rental mobil di Palembang untuk menyambangi destinasi ikonik ini, lalu lanjut berkeliling ke tempat menarik sekitarnya. Lokasi Monpera di Jalan Merdeka No. 1, 19 Ilir, terbilang dekat dari Masjid Agung Palembang dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

8. Taman Bukit Siguntang

Taman ini merupakan napak tilas Kerajaan Sriwijaya yang di dalamnya terdapat banyak artefak dan makam keluarga raja. Sampai saat ini, Taman Bukit Siguntang dipandang sakral oleh warga setempat. Meski sakral, suasana Taman Bukit Siguntang terbilang sangat nyaman dan asri. Lokasinya yang berada di bukit setinggi 30 mdpl menawarkan kesejukan dan pemandangan yang indah. Wisatawan mengunjungi tempat ini untuk berziarah sembari menikmati kesejukan Kota Palembang pada titik tertingginya. Taman Bukit Siguntang berada di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I. Akses ke Taman Bukit Siguntang sangat mudah, bahkan menggunakan rental mobil Palembang sekalipun. Taman ini masih terbilang berada di tengah kota, sekitar 4 kilometer dari pusat kota. Perjalanan mobil ke sini terbuka dari pusat kota melalui jalur Ampera-Bukit Besar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *